Larangan Mencaci-maki Angin
20th September 2015

Larangan Mencaci-maki Angin

عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسُبُّوا الرِّيحَ فَإِذَا رَأَيْتُمْ مَا تَكْرَهُونَ فَقُولُوا اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرِّيحِ وَخَيْرِ مَا فِيهَا وَخَيْرِ مَا أُمِرَتْ بِهِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ الرِّيحِ وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُمِرَتْ بِهِ

Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu 'anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kamu mencaci-maki angin. Apabila kamu melihat sesuatu yang tidak kamu sukai, maka ucapkanlah, “Ya Allah, sesungguhnya kami meminta kebaikan dari angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya dan kebaikan tujuan angin dihembuskan, dan kami berlindung kepada-Mu keburukan angin ini, keburukan yang ada di dalamnya dan keburukan tujuan angin dihembuskan.” (HR. Tirmidzi, ia berkata, “Hadits hasan shahih.” Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al Albani karena syawahid dan jalan-jalannya di Shahihul Jaami’ no. 7192).