Memperhatikan Waktu Ketika Menggunakan Gadget
19th August 2016

Memperhatikan Waktu Ketika Menggunakan Gadget

Waktu dan kesempatan merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri, namun demikian kebanyakan manusia lalai dan bahkan kufur atas nikmat waktu dan kesempatan. Sebagaimana nikmat lainnya, waktu dan kesempatan yang merupakan nikmat yang besar ini kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah ‘azza wa jalla.

Sepatutnya bagi seorang muslim ketika melakukan percakan baik secara langsung ataupun dengan menggunakan gadget agar bicara dengan ringkas dan seperlunya, tidak berpanjang lebar sebagaimana yang sering dijumpai dan disaksikan. kecuali jika memang benar-benar sangat butuh untuk itu.

Ini semua dalam rangka bersemangat untuk menjaga waktu yang merupakan modal engkau di dunia ini. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا

Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur. (Al Furqan: 62)

Percakapan dengan gadget termasuk juga di dalamnya komunikasi yang menggunakan aplikasi jejaring sosial yang walaupun berbasis text, namun seorang muslim harus menjaga adab dan berkomunikasi dengan ringkas dan seperlunya.

D antara penyebab tersia-siakannya waktu yang ditimbulkan dari gadget adalah apa yang dinamakan dengan ‘permainan’ / ‘game‘ dengan beragam bentuk dan jenisnya. Sebagian orang banyak tersibukkan waktunya untuk permainan ini, lalai dari berdzikir kepada Allah dan tenggelam dalam permainan tersebut.

Maka sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk memperhatikan waktunya dan menyibukkan hidupnya di dunia yang hanya beberapa menit ini dengan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Sungguh betapa bagusnya perkataan seorang penyair:

دقات قلب المرئلة له إن الحياة دقائق وثوان

Sesungguhnya hidup ini hanyalah beberapa menit dan detik saja.

Semoga gadget yang kita miliki tidak melalaikan kita.

Allahu A'lam.


diadaptasi dengan beberapa pengurangan dan penambahan dari artikel pada link:
http://www.darussalaf.or.id/fiqih/adab-adab-menggunakan-hp-1-3/?fdx_switcher=true