Belajar Islam

Doa Memohon Agar Hujan Dipindahkan Ke Tempat Lain

Doa Memohon Agar Hujan Dipindahkan Ke Tempat Lain

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ “Ya Allah, hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya, Allah, berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR. Bukhari dan Muslim) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim

Bagaimana Istisqa (Meminta Hujan)?

Bagaimana Istisqa (Meminta Hujan)?

Istisqa artinya meminta hujan. Shalat istisqa adalah shalat yang dilakukan ketika hujan tak kunjung turun atau keringnya sumber air. Shalat ini disunnahkan ketika hujan belum juga turun. Jika sudah turun hujan atau keluarnya mata air, maka tidak ada lagi shalat istisqa. Istisqa (Minta Hujan) Secara Umum Yang paling rendah adalah

Doa Apabila Ada Angin Ribut

Doa Apabila Ada Angin Ribut

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/305) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim (Dr. Sa’id Al Qahthani), Al Maktabatusy Syaamilah, Fathul Bari

Ucapan Setelah Turun hujan

Ucapan Setelah Turun hujan

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ “Kita diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim (Dr. Sa’id Al Qahthani), Al Maktabatusy Syaamilah, Fathul Bari dll.

Doa Ketika Hujan Turun

Doa Ketika Hujan Turun

Ucapkanlah: اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا “Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat (untuk manusia, tanaman dan binatang).” (HR. Bukhari) Doa yang singkat dan padat.. semoga kita bisa menghapalnya, mengucapkannya pada waktunya dan menghayatinya.

Doa Ketika Ada Halilintar

Doa Ketika Ada Halilintar

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ “Mahasuci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya.” (Al Muwaththa’ 2/992. Al-Albani berkata: Hadits di atas mauquf (sampai kepada sahabat) yang shahih sanadnya.) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim (Dr. Sa’id Al Qahthani), Al Maktabatusy