Belajar Islam

Pribadi yang Mandiri

Pribadi yang Mandiri

Agama Islam mengajak umatnya agar bersikap mandiri dalam hidup. Senantiasa berusaha mencukupi kebutuhan hidupnya dan orang-orang yang ditanggungnya dari hasil usahanya sendiri. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya sebuah doa untuk berlindung dari sifat malas, lemah, tidak berdaya, pengecut, bakhil dan menjadi beban orang lain.

Islam Menjawab 03 Agu 2016 13:43:38
Sikap Muslim Menghadapi Fitnah antara Ali dan Mu'awiyah Radhiyallahu 'Anhuma

Sikap Muslim Menghadapi Fitnah antara Ali dan Mu'awiyah Radhiyallahu 'Anhuma

Imam Adz Dzahabi rahimahullah dalam menuliskan biografi Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma menyebutkan, “Di belakang Mu’awiyah ada ada banyak orang yang mencintainya, bahkan mengkultuskannya, dan mengutamakannya. Bisa jadi Mu’awiyah telah menguasai jiwa mereka dengan kemuliaan, sikap santun, dan kedermawanannya, atau karena mereka lahir di Syam dalam keadaan mencintainya,

Islam Menjawab 02 Mei 2016 13:43:54
Hukum Menyiapkan Makanan Dua Puluh Tujuh Rajab, Nisyfu Sya’ban Dan Asyura

Hukum Menyiapkan Makanan Dua Puluh Tujuh Rajab, Nisyfu Sya’ban Dan Asyura

Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Kami memiliki banyak kebiasaan yang kami warisi (dari orang tua kami) dalam hal perayaan pada waktu-waktu tertentu, seperti : membuat kue-kue dan biscuit ketika hari raya Idul Fithri, menyiapkan makanan dan buah-buahan pada malam dua puluh

Islam Menjawab 10 Mei 2017 11:25:32
Bolehkah Memamerkan Body Six Pack ??

Bolehkah Memamerkan Body Six Pack ??

Aurat pria memang antara pusat dan lutut. Namun pantaskah seorang pria membuka dadanya atau memamerkan bodynya yang six pack? Tidak pantas seorang laki-laki memamerkan bodynya yang six pack, lebih-lebih lagi di hadapan para wanita. Taruhlah dada tidak termasuk aurat, namun memamerkan dada semacam itu termasuk khawarim al-muruah (menjatuhkan martabat dan wibawa

Islam Menjawab 17 Apr 2017 16:10:36
Bagaimana Jika Belum Diaqiqahi Ketika Kecil?

Bagaimana Jika Belum Diaqiqahi Ketika Kecil?

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang meniti jalan mereka hingga akhir zaman. Mengenai permasalahan ini, kita bisa mengambil pelajaran dari dua fatwa Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berikut dalam Liqo-at Al

Islam Menjawab 16 Feb 2017 16:54:07
Hukum Akikah Ketika Sudah Dewasa

Hukum Akikah Ketika Sudah Dewasa

Bismillah, Assalamau’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Ustadz, saya mau bertanya mengenai Akikah. Apabila sewaktu kecil belum diakikahi, apakah setelah besar harus diakikahkan juga? Bagaimana hukumnya jika akikah tersebut dilakukan ketika telah dewasa?? Terimakasih atas jawabanya. ========================= Bismillah Pertama, akikah hukumnya sunah muakkad (ditekankan) menurut pendapat yang lebih kuat. Dan yang mendapatkan

Islam Menjawab 16 Feb 2017 16:52:12
Nasihat Seputar Gempa dan Bencana Alam

Nasihat Seputar Gempa dan Bencana Alam

Berikut adalah nasihat Syaikh ‘Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, yang kami angkat dari Majmu’ Fatawa wa Maqaalaat Mutanawwi’ah, IX/148-152. Insya Allah sangat bermanfaat bagi kaum Mukminin dan umat manusia pada umumnya. _______________________________________________________________________ الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله و على آله وصحابته و من

Islam Menjawab 08 Des 2016 14:19:17
Sampai berapa lama kah tidak memotong kumis dan kuku, dan tidak mencabut bulu ketiak ?

Sampai berapa lama kah tidak memotong kumis dan kuku, dan tidak mencabut bulu ketiak ?

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, telah mengajari umatnya pada segala hal, dan tidak ada kebaikan yang mengatarkan kepada surga, melainkan telah disampaikannya. Waktu paling lama tidak memotong kumis, tidak memotong kuku, dan tidak mencabut bulu ketiak adalah tidak lebih dari 40 hari. Sebagaimana hadits berikut: عَنْ أَنَسِ

Islam Menjawab 04 Apr 2016 14:23:41
Mata Pencaharian Terbaik

Mata Pencaharian Terbaik

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umatnya supaya berusaha memenuhi hajat hidupnya dengan jalan apapun sesuai kemampuannya selama jalan yang ditempuh itu halal. Melakukan pekerjaan kasar seperti mengambil kayu bakar di hutan, menjadi kuli bangunan, kondektur bus, menjadi tukang sampah, hal ini lebih terhormat daripada meminta-minta dan menggantungkan diri

Islam Menjawab 01 Jun 2016 14:50:23
Bersegara Mengerjakan Amal Kebajikan

Bersegara Mengerjakan Amal Kebajikan

Umat Islam sejatinya merupakan umat yang selalu bersegera dalam mengerjakan kebaikan, sebagaimana banyaknya anjuran ini dapat kita temukan dalam Al Qur’an dan Hadits. Allah ta'ala berfirman: سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو

Islam Menjawab 20 Jun 2016 16:41:51