Belajar Islam

Adab-Adab Sebelum Safar

Adab-Adab Sebelum Safar

Mudik saat momen Idul Fithri, sudah menjadi tradisi yang sangat mengakar bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Apapun akan dilakukan agar dapat sampai di kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga tercinta saat idul fithri, dari mahalnya harga ongkos kendaraan, bermacet ria, bahkan terkadang rela menerjang risiko tinggi dengan mudik menggunakan

Adab Terpuji, Adab Lainnya 30 Jun 2016 11:26:32
Doa Musafir Kepada Orang Yang Ditinggalkan

Doa Musafir Kepada Orang Yang Ditinggalkan

أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لاَ تَضِيْعُ وَدَائِعُهُ “Aku menitipkan kamu kepada Allah yang tidak akan hilang titipan-Nya.” (HR. Ahmad 2/403, Ibnu Majah 2/943, lihat Shahih Ibnu Majah 2/133) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim (Dr. Sa’id Al Qahthani), Al Maktabatusy Syaamilah, Fathul Bari dll.

Doa & Dzikir, Doa Seputar Safar 13 Jan 2016 16:11:45
Bolehkah Mencaci-Maki Orang Mati?

Bolehkah Mencaci-Maki Orang Mati?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ “Mencaci-maki seorang muslim adalah sebuah kefasikan, sedangkan memeranginya adalah sebuah kekufuran.” (Muttafaq ‘alaih) لاَ تَسُبُّوا الأَمْوَاتَ، فَإِنَّهُمْ قَدْ أَفْضَوْا إِلَى مَا قَدَّمُوا “Janganlah kamu mencaci-maki orang-orang yang telah mati, karena mereka telah sampai kepada apa

Bergaul Dengan Akhlak Mulia Kepada Sesama Manusia

Bergaul Dengan Akhlak Mulia Kepada Sesama Manusia

Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman, خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ “Jadilah Engkau Pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (QS. Al A’raaf: 199) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ

Menghormati yang tua di kalangan mereka dan menyayangi yang muda.

Menghormati yang tua di kalangan mereka dan menyayangi yang muda.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَ يُوَقِّرْ كَبِيْرَنَا “Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan menghormati yang tua.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami’ no. 5445)

Doa Memohon Agar Hujan Dipindahkan Ke Tempat Lain

Doa Memohon Agar Hujan Dipindahkan Ke Tempat Lain

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ “Ya Allah, hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya, Allah, berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR. Bukhari dan Muslim) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim

Bagaimana Istisqa (Meminta Hujan)?

Bagaimana Istisqa (Meminta Hujan)?

Istisqa artinya meminta hujan. Shalat istisqa adalah shalat yang dilakukan ketika hujan tak kunjung turun atau keringnya sumber air. Shalat ini disunnahkan ketika hujan belum juga turun. Jika sudah turun hujan atau keluarnya mata air, maka tidak ada lagi shalat istisqa. Istisqa (Minta Hujan) Secara Umum Yang paling rendah adalah

Doa Apabila Ada Angin Ribut

Doa Apabila Ada Angin Ribut

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/305) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim (Dr. Sa’id Al Qahthani), Al Maktabatusy Syaamilah, Fathul Bari

Ucapan Setelah Turun hujan

Ucapan Setelah Turun hujan

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ “Kita diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Penulis: Marwan bin Musa Maraji’: Hishnul Muslim (Dr. Sa’id Al Qahthani), Al Maktabatusy Syaamilah, Fathul Bari dll.

Belajar Adab & Akhlak Lebih Dulu, baru Setelahnya Belajar Ilmu

Belajar Adab & Akhlak Lebih Dulu, baru Setelahnya Belajar Ilmu

Prinsip orang-orang shalih terdahulu adalah mereka mempelajari adab, sopan santun dan tata krama, sebelum/sebagaimana mereka mempelajari ilmu. Mereka sangat mendorong murid mereka untuk mengetahui adab sebelum mengajarkan ilmu. Adab-adab tersebut meliputi adab kepada diri sendiri, keluarga, kepada guru, teman-teman dan sahabat serta adab kepada masyarakat. Imam Darul Hijrah, Imam

Adab Terpuji, Adab Menuntut Ilmu 04 Okt 2016 14:03:33