Hanya Mengkonsumsi Makanan Halal dan Thayyib
25th July 2017

Hanya Mengkonsumsi Makanan Halal dan Thayyib

Sebagai umat Islam, kita diperintahkan untuk hanya makan dan minum dari makanan dan minuman yang halal dan thayyib.

Banyak dalil dari Al-qur’an dan Sunnah Rasulullah yang memerintahkan hal ini, diantaranya pada Surah Al-Baqarah ayat 1172.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu…” [Al-Baqarah/2: 172]

dana juga pada ayat-ayat lainnya seperti pada Surah Al-Baqarah ayat 168 dan surah Al-Mu`minun ayat 51.


Memakan makanan yang halal merupakan satu sebab terkabulnya do’a dan diterimanya ibadah. Sebagaimana memakan makanan yang haram menghalangi diterimanya do’a dan ibadah.


Hal ini diterangkan dalam hadits dimana Rasulullah menceritakan seseorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan pakaiannya berdebu. Ia mengangkat kedua tangannya ke langit seraya berucap, Ya Rabbku, ya Rabbku, sementara makanannya haram, minumannya juga haram, pakaiannya haram, dan dibesarkan (tumbuh) dengan makanan yang haram. Bagaimana mungkin do’anya akan dikabulkan”

[HR. Muslim dan at-Tirmidzi.]

Yuukk… kita perhatikan asupan kita agar kelak amal ibadah kita tiada penghalang untuk dapat diterima Allah ta’ala.

Allahu A'lam.

Semoga Bermanfaat.