Kisah kedermawanan
15th January 2016

Kisah kedermawanan

Disebutkan, bahwa Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu pernah mengirimkan kepada Ummul Mu’minin Aisyah radhiyallahu ‘anhaa harta berjumlah 180.000 dirham, lalu Aisyah radhiyallahu ‘anha mengambilnya untuk membagi-bagikan harta itu, ia pun membagikan harta itu semuanya, padahal ketika itu ia sedang puasa, maka ia memerintahkan budaknya untuk menyiapkan makanan untuk berbuka, budaknya pun menyiapkan roti dan minyak sambil berkata kepada Aisyah, “Tidakkah harta yang engkau bagikan hari ini engkau belikan daging satu dirham untuk kita berbuka.” Demikianlah Aisyah, ia menyedekahkan dalam jumlah besar ini dan sampai lupa menyisakan satu dirham untuk dirinya berbuka puasa.

Suatu ketika, Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu membawakan harta yang banyak kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Beliau bertanya kepadanya, “Apa yang engkau sisakan untuk keluargamu wahai Umar?” Ia menjawab, “Aku sisakan untuk mereka separuh hartaku.” Kemudian datang Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu membawakan semua hartanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Beliau bertanya kepadanya, “Apa yang engkau tinggalkan untuk anak-anakmu wahai Abu Bakar?” Ia menjawab, “Aku tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya.”


Marwan bin Musa

Maraji': http://islam.aljayyash.net/, Maktabah Syamilah versi 3.45, Mausu’ah Haditsiyyah Mushaghgharah (Markaz Nurul Islam Li abhatsil Qur’ani was Sunnah), Modul Akhlak kelas 8 (Penulis), dll.