LisanMu - SurgaMu Atau NerakaMu
11th January 2016

LisanMu - SurgaMu Atau NerakaMu

Sering kita mendengar ungkapan lidah tak bertulang, yang menunjukkan bahwa selain lidah (lisan) memang tak bertulang juga sebagai ungkapan bahwa lisan sangat mudah digerakkan. Sekali digerakkan terkadang sulit untuk kembali pada posisi semula.

Lisan dapat membawa kebaikan dan keburukan bagi manusia. Sebagian orang yang bijak berkata, "Lisan itu kecil bentuknya namun besar dosanya."

Akibat pengaruh lisan, antar anak manusia bisa terjalin ikatan ataupun putus ikatan, dan bahkan tidak memandang hubungan darah dan persaudaraan, apalagi sekedar persahabatan dan pertemanan.

Oleh karena itu Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya mengingatkan kita agar berhati-hati dalam menggunakannya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَقُولُواْ قَوۡلٗا سَدِيدٗا ٧٠

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar.” (al-Ahzab: 70)

Sungguh betapa besar bahaya lisan, sehingga Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam banyak bersabda akibat lisan seseorang yang bisa mengantarkannya masuk ke surga ataupun masuk ke neraka. Berikut diantaranya:

مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَـحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ

Barangsiapa menjamin apa yang ada di antara dua tulang rahangnya (yakni lisan), dan apa yang ada di antara kedua kakinya (yakni kemaluan), niscaya aku menjamin jannah (surga) baginya.” (Muttafaqun ‘alaih, dari Al-Bukhari no. 6088 dan Muslim, dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu)

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللهِ تَعَالَى لاَ يُلْقِي لَهَا بَالاً يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ

Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang dibenci oleh Allah yang dia tidak merenungi (akibatnya), maka dia terjatuh dalam neraka Jahannam.(Sahih, HR. al-Bukhari no. 6092)

Semoga lisan kita dapat tunduk di bawah bimbingan Al Quran dan As Sunnah.

@IMT | 4/1439H