Beberapa Nasihat Meninggalkan Maksiyat
11th April 2016

Beberapa Nasihat Meninggalkan Maksiyat

Berapa lama kah manusia ingin hidup di dunia; enam puluh tahun? seratus tahun? atau seribu tahun?

Allah 'Azza wa Jalla berfirman:
Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, Padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan."
(terjemahan Al Qur'an surah Al Baqarah: 96)

Apakah termasuk mustahil bagiMu jika bulan depan, atau beberapa bulan lagi, atau tahun depan atau bahkan beberapa tahun lagi maut datang menghampirimu?! Tentu, tidak mustahil, lalu amal apa yang sudah anda persiapkan? Inginkah anda dicabut nyawa dalam keadaan berbuat maksiat?

Maka,

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). (terjemahan Al Qur'an surah Al Hasyr: 18)

Berbekallah dengan ketakwaan, sebelum tiba hari di mana masing-masing manusia menjauh, dari ibu dan bapaknya, dari isteri dan anaknya,

Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua)--- Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,---- Dari ibu dan bapaknya,--- Dari istri dan anak-anaknya.---Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.”
(terjemahan Al Qur'an surah Abasa: 33-37)

janganlah hanya karena ingin memperoleh kesenangan yang sementara anda rela bergelimang di atas kemaksiatan. Bersabarlah menahan diri dari maksiat dan tetap teruslah menjalankan ketaatan agar anda memperoleh surga yang dijanjikan. Saudaraku, "Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat Itulah negeri yang kekal.” (terj. Al Mu’min: 39)

Sesungguhnya setelah kamu mati, kamu tidak dibiarkan begitu saja, bahkan amal perbuatan yang kamu lakukan selama di dunia akan dimintai pertanggungjawaban dan akan diberikan balasan. Allah Ta’ala berfirman:

Maka Apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?” (terjemahan Al Qur'an surah Al Mu’minun: 115)

Ingatlah selalu, jikalau pun tidak seorang manusia-pin yang melihatmu ketika bermaksiyat, namun Allah Subhaanahu wa Ta'aala selalu melihat dan mengawasimu, Allath Ta'ala berfirman:

Dan tidaklah kamu mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu meskipun sebesar zarrah (debu) di bumi ataupun di langit.” (terj. Yunus: 61).

Sesungguhnya maksiat yang kamu lakukan, sebenarnya sama saja kamu menyakiti dirimu sendiri, sama saja menyerahkan dirimu kepada azab. Ya, adzab neraka, yang apinya diberi kekuatan enam puluh sembilan kali api di dunia, bahan bakarnya manusia dan batu, minuman penghuninya nanah dan air mendidih, makanannya Zaqqum dan pohon dhari’ (yang durinya sangat keras), di sana penghuninya tidak hidup dan tidak mati, setiap kali kulitnya hangus diganti dengan kulit yang baru agar mereka merasakan siksa.

Bandingkanlah dengan surga yang penuh kenikmatan. Dengan kenikmatannya yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan belum pernah terlintas di hati manusia. Penghuninya akan hidup selamanya, akan sehat selamanya, akan muda selamanya dan akan senang selamanya. Bidadari yang disiapkan, pakaian sutera yang diberikan, sungai susu, madu dan arak yang tidak memabukkan dan apa yang mereka inginkan ada di hadapan.

Maka sayangilah dirimu dengan menjaga diri dari neraka dan berusaha beramal untuk akhirat. Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam surga dan jauhkanlah kami dari neraka.

Sesungguhnya setan dari kalangan manusia yang mengajak kamu mendurhakai perintah-Nya akan berlepas diri darimu dan tidak siap bertanggung jawab terhadap perbuatannya.

Allah Azza wa Jalla berfirman:
“(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.---- Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya Kami dapat kembali (ke dunia), pasti Kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya yang menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka."
(terjemahan Al Qur'an surah Al Baqarah: 166-167)

Demikian pula setan dari kalangan jin, ia akan berlepas diri dari manusia yang mengikuti jejaknya,
Dan berkatalah setan ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencercaku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. (terj. Ibrahim: 22)


Nasehat terakhir
Mungkin anda akan berkata, “Ya, mulai saat ini saya akan merubah jalan hidup saya, namun tolong tunjukan kepada saya jalan yang lurus, yang mengarah kepada surga?”
Jawab: “Baiklah, jika anda memang menginginkan demikian, maka inilah jalannya":

"Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu Yaitu:
janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka,dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).
----Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. dan apabila kamu berkata, Maka hendaklah kamu Berlaku adil, Kendatipun ia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji Allah. yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.
----- Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, Maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.

((terjemahan Al Qur'an surah Al An’aam: 151-153)