Renungan Atas Musibah
13th April 2016

Renungan Atas Musibah

Ingatlah, sebelumnya orang yang tertimpa musibah sebenarnya telah melihat saudara-saudaranya yang lain terkena musibah, tetapi musibah yang menimpa saudaranya itu tidak membekas apa-apa di hatinya, ia menganggap bahwa musibah yang menimpa saudaranya itu tidak mungkin menimpanya, karena menyangka tempatnya aman dan tidak rawan musibah. Namun ternyata anggapannya keliru, dan musibah pun datang menimpa dirinya. Perhatikanlah ayat berikut:

Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?---Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?---Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi."
(terjemah Al Quran Surah Al A’raaf: 97-99)

Oleh karena itu, wahai orang yang bermaksiat kepada Allah, bertobatlah kepada-Nya sebelum maut datang menjemput, kalau pun anda tidak tertimpa musibah di dunia, namun di depan anda ada kubur yang bisa menjadi nikmat atau azab bagi anda, dan setelahnya lebih dahsyat lagi –nas’alullahas salaamah wal ‘aafiyah-. Kalau pun anda terhindar dari bencana, namun tidak ada yang dapat menghindarkan diri anda dari malapetaka hari kiamat yang ketika itu manusia bagai anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan,

Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu;
Sesungguhnya goncangan (gempa) hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar--pada hari kamu melihat goncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.
(terjemah Al Quran Surah Al Hajj: 1-2)

Ketahuilah bahwa tidak ada tempat melarikan diri dari azab-Nya kecuali dengan kembali kepada-Nya,

Maka larilah kamu kepada Allah, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepadamu”- Janganlah kamu adakan sesembahan lain selainNya, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepadamu”
(terjemah Al Quran Surah Adz Dzaariyaat ayat 50 dan 51)

Semoga Allah Ta'ala senantiasa menjadikan kita semua hamba senantiasa bertaubat.


Marwan bin Musa