Kisah & Sejarah

Sa’id bin Zaid

Said bin Zaid

Sa’id bin Zaid bin ‘Amr bin Nufail adalah putera paman Umar bin Khaththab dan istri saudarinya, Fatimah binti Khaththab. Lahir di Mekkah 22 tahun sebelum Hijrah dan berhijrah ke Madinah. Ia termasuk As Sabiqunal Awwalun. Ia hadir dalam semua peperangan selain Badr karena ditugaskan bersama Thalhah mencari berita kafilah.

Abu Ubaidah Ibnul Jarrah

Abu Ubaidah Ibnul Jarrah

Abu Ubaidah Ibnul Jarrah adalah Amir bin Abdullah bin Jarrah. Pangggilannya Abu Ubaidah. Ia termasuk As Sabiqunal Awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam), dan orang terpercaya umat ini serta salah seorang di antara 10 orang yang dijamin masuk surga. Ia berhijrah ke Habasyah lalu kembali lagi ke Mekkah, kemudian

Saad bin Abi Waqqash

Saad bin Abi Waqqash

Sa’ad bin Malik bin Wuhaib Al Qurasyi Az Zuhri termasuk orang-orang yang pertama masuk Islam. Ia masuk Islam saat berusia 17 tahun, dan termasuk salah seorang yang dijamin masuk surga, dan termasuk orang-orang yang dipilih Umar dalam dewan syura untuk memilih khalifah setelahnya. Ia adalah orang yang pertama menumpahkan

Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah termasuk As Sabiqunal Awwalun dan termasuk mereka yang disiksa di jalan Allah. Ia tidak hadir dalam perang Badar karena ditugaskan mencari berita kaum musyrik di Syam. Pada perang Uhud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menamainya Thalhah Al Khair, sedangkan pada perang Hunain, Beliau menamainya dengan Thalhah

Zubair bin Awam

Zubair bin Awam

Zubair bin Awam bin Khuwailid, panggilannya Abu Abdillah. Ia adalah pembela (hawariy) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan putera bibi Beliau, yaitu Shafiyyah. Ia masuk Islam saat berusia 12 atau 15 tahun, dan termasuk As Sabiqunal Awwalun. Istrinya bernama Asma’ binti Abi Bakar yang membantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa

10 orang yang dijamin masuk surga

10 orang yang dijamin masuk surga

Siapakah 10 orang yang dijamin masuk surga? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, «أَبُو بَكْرٍ فِي الجَنَّةِ، وَعُمَرُ فِي الجَنَّةِ، وَعُثْمَانُ فِي الجَنَّةِ، وَعَلِيٌّ فِي الجَنَّةِ، وَطَلْحَةُ فِي الجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِي الجَنَّةِ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِي الجَنَّةِ، وَسَعْدٌ فِي الجَنَّةِ، وَسَعِيدٌ فِي الجَنَّةِ، وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الجَرَّاحِ

Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Ash Shiddiq

Namanya adalah Abdullah bin Abi Quhafah. Awalnya bernama Abdul Ka’bah, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamainya dengan Abdullah. Ia juga disebut Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagi ‘atiq (orang yang dibebaskan dari neraka), dan disebut Ash Shiddiq (sangat membenarkan), karena membenarkan peristiwa isra’ dan mi’raj ketika orang-orang mendustakan.

Umar bin Khaththab Al Faruq

Umar bin Khaththab Al Faruq

Panggilan Umar adalah Abu Hafsh, dan digelari dengan Al Faruq (karena dengannya Allah memisahkan antara yang hak dan yang batil). Sebelumnya, Ia termasuk pemuka Quraisy dan juru bicara mereka antar beberapa kabilah. Ketika Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Umar memusuhi Beliau dan para pengikutnya, kemudian Allah memberikan kepadanya

Utsman bin Affan Dzunnurain

Utsman bin Affan Dzunnurain

Utsman masuk Islam melalui ajakan Abu Bakar Ash Shiddiq. Disebut Dzunnurain (pemilik dua cahaya), karena ia menikahi puteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bernama Ruqayyah. Setelah Ruqayyah wafat, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahkannya dengan puterinya, yaitu Ummu Kultsum. Ia berhijrah dua kali; ke Habasyah dan ke Madinah.

Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib

Ali adalah putera paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahkan puterinya, Fatimah –pemimpin wanita surga- kepadanya, dan ia adalah ayah dari dua pemimpin pemuda surga, yaitu Al Hasan dan Al Husain. Ia adalah orang yang pertama masuk Islam dari kalangan anak-anak. Ia pernah tidur