Jangan Melarang Wanita yang Hendak Pergi ke Masjid
04th May 2016

Jangan Melarang Wanita yang Hendak Pergi ke Masjid

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ : كَانَتِ امْرَأَةٌ لِعُمَرَ تَشْهَدُ صَلاَةَ الصُّبْحِ وَالْعِشَاءِ فِى الْجَمَاعَةِ فِى الْمَسْجِدِ ، فَقِيلَ لَهَا : لِمَ تَخْرُجِينَ وَقَدْ تَعْلَمِينَ أَنَّ عُمَرَ يَكْرَهُ ذَلِكَ وَيَغَارُ ؟ قَالَتْ : وَمَا يَمْنَعُهُ أَنْ يَنْهَانِى ؟ قَالَ : يَمْنَعُهُ قَوْلُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم :« لاَ تَمْنَعُوا إِمَاءَ اللَّهِ مَسَاجِدَ اللَّهِ » .

Dari Ibnu Umar ia berkata:

Istri Umar menghadiri shalat Subuh dan Isya berjamaah di masjid, lalu ada yang berkata kepadanya (kepada istri Umar tersebut),

"Mengapa kamu keluar, padahal kamu mengetahui bahwa Umar tidak suka yang demikian dan cemburu terhadapnya?"

Istri Umar berkata, “Mengapa dia tidak melarangku?"

lalu dijawab, "Yang menghalanginya adalah sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Janganlah kalian melarang hamba-hamba Allah yang wanita pergi menuju masjid-masjid Allah."

(HR. Bukhari)

-------------------------------

Selain dibolehkan untuk shalat berjamaah di masjid, kepada wanita juga dibolehkan keluar rumah untuk suatu keperluan dengan terlebih dulu mendapat ijin suaminya atau walinya. sebagaimana hadits berikut:

عَنْ عَائِشَةَ - رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهَا - عَنِ النَّبِيِّ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قَالَ: قَدْ أُذِنَ أَنْ تَخْرُجْنَ فِي حَاجَتِكُنَّ

Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, Beliau bersabda,

"Telah diizinkan kalian keluar untuk suatu keperluan."

(Muttafaq 'alaih)


Marwan bin Musa