Makruh Tidur Sebelum Isya
26th July 2017

Makruh Tidur Sebelum Isya

Tidur setelah waktu maghrib termasuk perkara yang dibenci oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Hal ini berdasarkan hadits Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

«أنَّ النَّبيّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يُؤَخِّرَ الْعِشَاءَ، قَالَ: وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا، وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا»

Bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka untuk mengakhirkan waktu Isya’, membenci tidur sebelumnya, dan membenci bincang-bincang setelah Isya’.” (HR. Al-Bukhari no. 599 dan Muslim no. 647)

Diantara alasan dibencinya tidur sewaktu Maghrib, yaitu sebelum Isya’, adalah karena tidur pada saat itu dapat menyebabkan luputnya melaksanakan shalat Isya’.

Kebanyakan ahli ilmu memakruhkan tidur sebelum isya & berbincang-bincang setelahnya, sedangkan yg lainnya memberikan keringanan. Dan Abdullah bin Al Mubarak berkata; Kebanyakan hadits menunjukan atas dimakruhkannya hal itu. Meskipun sebagian mereka memberikan keringanan atas dibolehkannya tidur sebelum shalat tidur di bulan ramadhan.

Semoga kita bisa menghindari tidur di waktu antara maghrib dan isya, terlebih waktunya yang singkat sekitar satu jam.

Allahu A'lam