Panen Dosa bagi yang Merayakan Hari Valentine
26th January 2016

Panen Dosa bagi yang Merayakan Hari Valentine

Pada perayaan hari Valentin terdapat berbagai kegiatan dan acara yang bertentangan dengan ajaran Islam. Berikut ini di antara kegiatan yang ada di dalamnya yang bertentangan dengan ajaran Islam:

1.Menjalin rasa cinta dan sayang kepada lawan jenis di luar ikatan pernikahan. Mereka saling tukar-menukar bunga berwarna merah sebagai tanda cinta, dimana hal ini menurut orang-orang Roma terdahulu sebagai ungkapan rasa cinta ilahi, sedangkan menurut orang-orang Nasrani sebagai ungkapan cinta antar lawan jenis.

Sikap di atas merupakan sarana yang bisa mengantarkan seseorang kepada perzinaan. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman,

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Israa’: 32)
Ayat “Janganlah kamu mendekati zina,” mencakup larangan zina itu sendiri dan sarana yang bisa mengantarkan kepadanya.

2.Dalam perayaan Valentin, seseorang memilih wanita yang disukainya, setelah itu membawa wanita itu untuk berduaan bersamanya atau berpacaran. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


لَا يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ ثَالِثُهُمَا،


"Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kamu berduaan dengan seorang wanita, karena setan yang ketiganya." (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim, dan dinyatakan shahih isnadnya oleh Pentahqiq Musnad Ahmad cet. Ar Risalah)

3.Bercampur-baur dan bersentuhan antara laki-laki dan perempuan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


«لَأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لَا تَحِلُّ لَهُ "


“Sungguh, ditusuknya kepala salah seorang di antara kamu dengan jarum besi itu lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani, dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami’ no. 5045)


إِنِّي لَا أُصَافِحُ النِّسَاءَ،


"Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita." (HR. Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami' no. 2513)

4.Bernyanyi dan memainkan alat musik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ، يَسْتَحِلُّونَ الحِرَ وَالحَرِيرَ، وَالخَمْرَ وَالمَعَازِفَ

“Akan ada di kalangan umatku orang-orang yang menganggap halal zina, sutera, khamr, dan alat musik.” (HR. Bukhari)

5.Kaum wanita bertabarruj ala Jahiliyyah.

Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.” (QS. Al Ahzab: 33)

6.Dan kemungkaran lainnya yang banyak.


Ditulis oleh Muhammad Ash Shalih Al Utsaimin

Marwan Hadidi, M.Pd.I