Bahaya berduaan dan gandengan tangan
06th April 2016

Bahaya berduaan dan gandengan tangan

Untuk menjaga umatnya dari perbuatan kotor dan menjijikkan, Islam melarang laki-laki dan perempuan yang bukan mahram untuk berjabatan tangan.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda

عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لَا تَحِلُّ لَهُ

Dari Ma'qil bin Yasar ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh, ditusuknya kepala salah seorang di antara kamu dengan jarum besi itu lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani, dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami’ no. 5045)

Dari Umaimah binti Ruqaiqah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

إِنِّي لَا أُصَافِحُ النِّسَاءَ،

"Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita." (HR. Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami' no. 2513)

Begitu pula untuk menjaga kehormatan umatnya, Islam melarang laki-laki dan perempuan yang bukan mahram untuk berduaan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لَا يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ ثَالِثُهُمَا،

"Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kamu berduaan dengan seorang wanita, karena setan yang ketiganya." (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim, dan dinyatakan shahih isnadnya oleh Pentahqiq Musnad Ahmad cet. Ar Risalah)

Semoga kita semua bisa meninggalkan perbuatan untuk bersalaman dan berduaan dengan yang bukan mahram.