Riwayat Rasulullah

Memperbagus suara ketika membaca Al Qur’an

Memperbagus suara ketika membaca Al Qur’an

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ « مَا أَذِنَ اللَّهُ لِشَىْءٍ مَا أَذِنَ لِنَبِىٍّ حَسَنِ الصَّوْتِ يَتَغَنَّى بِالْقُرْآنِ يَجْهَرُ بِهِ Dari Abu Hurairah, bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Allah tidaklah mendengarkan seperti yang didengar-Nya

Doa Bangun Tidur

Doa Bangun Tidur

Yakni dengan mengucapkan doa berikut: « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ “Segala puji bagi Allah Yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya-lah kami dibangkitkan.” [HR. Bukhari dari hadits Hudzaifah bin Al Yaman radhiyallahu 'anhu 6312]. Marwan bin Musa

Doa Terjaga Ketika Tidur

Doa Terjaga Ketika Tidur

عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : « مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ : فَقَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ ، وَلَهُ الْحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ . الْحَمْدُ لِلَّهِ ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ ، وَلاَ

Membaca Surah Al-Ikhlas dan Muawwidzatain (Surah Al-Falaq dan An-Naas) Sebelum Tidur

Membaca Surah Al-Ikhlas dan Muawwidzatain (Surah Al-Falaq dan An-Naas) Sebelum Tidur

عَنْ عَائِشَةَ : أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ

3 Ramadhan - Wafatnya Fatimah Putri Rasulullah

3 Ramadhan - Wafatnya Fatimah Putri Rasulullah

Pada tanggal 3 Ramadhan 11 H, wafat seorang penghulu wanita surga, putri Rasulullah ﷺ, Fatimah radhiallahu ‘anha. Kematian Fatimah, hanya berselang enam bulan dari wafatnya sang ayah, Rasulullah ﷺ. Jenazahnya dimakamkan di Baqi’. Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Enam bulan setelah beliau wafat, putri beliau Fatimah radhiallahu ‘anha wafat.

Fatimah binti Rasulullah

Fatimah binti Rasulullah

Fatimah radhiallahu ‘anha adalah putri bungsu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia dilahirkan lima tahun sebelum kenabian. Pada tahun kedua hijriyah, Rasulullah menikahkannya dengan Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu. Pasangan ini dikaruniai putra pertama pada tahun ketiga hijriyah, dan anak tersebut dinamai Hasan. Kemudian anak kedua lahir pada

Duduk ketika minum

Duduk Ketika Minum

عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا . Dari Anas, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa Beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” [HR. Muslim: 5375]. Marwan bin Musa

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah menyia-nyiakan waktu

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah menyia-nyiakan waktu

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ اللَّهَ عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهِ * Dari Aisyah, ia berkata: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu berdzikir kepada Allah di setiap waktunya.”

Petunjuk Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam Dalam Beribadah

Petunjuk Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam Dalam Beribadah

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh para sahabatnya (termasuk kaum muslimin semuanya) dalam melaksanakan ibadah untuk bersikap I’tidal (tengah-tengah) antara sikap tasaahul/takaasul (meremehkan atau bermalas-malasan) dan tasyaddud/ghuluw (melewati aturan yang ditetapkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam), sebagaimana dalam Al Qur’an, فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا

Detik-Detik Menjelang Wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam (12)

Detik-Detik Menjelang Wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam (12)

Warisan Para Nabi [1] Wahai saudara-saudaraku, kaum Muslimin dan Muslimat! Setiap orang yang meninggal dunia itu memiliki warisan. Namun Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mewariskan atau tidak meninggalkan dirham apalagi dinar, tidak juga kambing atau unta. Para Nabi itu tidak boleh diwarisi. Harta yang mereka tinggalkan ketika